It's all about "Laporan"
Welcome to my world, mari bersama-sama kita ubah negara Indonesia menjadi lebih baik. sudah bukan saatnya lagi kita mengeluh, kitalah yang harus berbuat sesuatu untuk bangsa ini. "man jadda wajada"
Mungkin ini ada beberapa file yang mungkin bisa menjadi referensi Penulisan Ilmiah teman-teman semua. Lengkap, saya dapatkan dari senior dan alumni Universitas Gunadarma. Tapi saya harap tidak ada plagiat dari semua file yang saya berikan. Buktikan bahwa negara kita, Indonesia, bukan hanya sekumpulan masyarakat yang doyan plagiat. Silahkan klik link dibawah untuk download. terima kasih.
Download : http://www.mediafire.com/?iq2n2w4kf2gdc9y
sumber : http://jemeinulle.blogspot.com/2010/03/contoh-paragraf-induksi-dan-deduksi.html
| Penalaran ada dua jenis yaitu : 1. Penalaran Induktif Penalaran induktif adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat umum (Smart,1972:64). Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. Dengan kata lain penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum.(Suriasumantri, 1985:46). Inilah alasan eratnya kaitan antara logika induktif dengan istilah generalisasi. s Contoh : -Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan -Ikan Paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan kesimpulan ---> Semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan 2. Penalaran Deduktif Penalaran deduktif dibidani oleh filosof Yunani Aristoteles merupakan penalaran yang beralur dari pernyataan-pernyataan yang bersifat umum menuju pada penyimpulan yang bersifat khusus. Sang Bagawan Aristoteles (Van Dalen:6) menyatakan bahwa penalaran deduktif adalah, ”A discourse in wich certain things being posited, something else than what is posited necessarily follows from them”. pola penalaran ini dikenal dengan pola silogisme. Pada penalaran deduktif menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Corak berpikir deduktif adalah silogisme kategorial, silogisme hipotesis, silogisme alternatif. Dalam penalaran ini tedapat premis, yaitu proposisi tempat menarik kesimpulan. Untuk penarikan kesimpulannya dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Penarikan kesimpulan secara langsung diambil dari satu premis,sedangkan untuk penarikan kesimpulan tidak langsung dari dua premis. Contoh : -Laptop adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi -DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi kesimpulan ---> semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi |
Designed by EZwpthemes
Converted into Blogger Templates by Theme Craft